Watu Pecah, Kearifan Lokal Bernilai Edukasi



Sunset bukit watu pecah model Ayu Firsty

 

Watu pecah, salah satu destinasi wisata alam, sebuah bukit terletak di Kab. Jember tepatnya Kecamatan Ambulu. 

Mengapa diberi nama Watu Pecah

Dipuncak bukit ini terdapat batu yang sebesar rumah yang terbelah bagian tengahnya maka oleh penduduk sekitar bukit ini disebut Watu Pecah. Bagi masyarakat Ambulu Watu Pecah merupakan destinasi wisata alam yang bernilai edukasi dan memiliki spot spot foto yang Instagramable, jadi tentu saja diwaktu – waktu liburan terutama dihari minggu bukit ini akan ramai dikunjungi diwaktu pagi sebelum sunrise maupun dikala sunset. Moment special Sunrise adalah waktu yang paling diburu bahkan pengunjung rela mendaki dipagi hari disuasana agak gelap demi berburu momen ini. Meski nafas ngos - ngosan tetap saja mengasikkan bisa melihat sunrise dari puncak bukit Watu Pecah. Disamping berburu spot foto yang keren dipagi hari ditambah semilir angin dan sejuknya udara pagi yang bebas polusi. 

Watu Pecah sebagai sarana olah raga ? bisa donk ..

Letak srategis Watu Pecah sebagai wisata alam berdekatan dengan area persekolahan, menjadikan bukit ini menjadi salah satu sarana olah raga melatih fisik dan pernafasan. Terkadang guru olah raga akan membawa siswanya mendaki bukit dengan kecepatan demi melatih pernafasan dan kekuatan, utamanya untuk siswa kelas tinggi, bahkan siswa sekolah dasar juga ngak mau ikut ketinggalan, selain menyehatkan siswa juga bisa belajar langsung mengenal lingkungan dari area persawahan dan habitatnya, plus aliran sungai di sepanjang pematang sawah yang menambah indahnya wisata alam ini, biasanya guru akan mendaki terlebih dahulu diikuti siswa dari belakang,bertujuan untuk mengabsen siswa sesampainya diatas bukit. Selain sebagai sarana olah raga tak sedikit pengunjung yang memanfaatkan destinasi wisata Watu Pecah sebagi sarana melepas penat dan merefresh pikiran bahkan ada pengunjung yang rujakan bareng – bareng sambil bawa bekal. Seruu pokoknya..!!

 

sunset bukit watu pecah


Dari atas bukit Watu Pecah pengunjung akan dihipnotis dengan panorama hijaunya hamparan sawah,kelokan sungai, semilir angin dan pemandangan kota Ambulu yang terlihat dari puncak bukit Watu Pecah.

Dulu waktu saya masih SD guru olah raga dan guru – guru yang lain biasanya habis semesteran siswa pasti diajak jalan – jalan  ke bukit Watu Pecah sambil bawa bekal. Saya paling senang jika berhasil mencapai puncak Watu Pecah. Selain pemandangannya yang indah ada banyak bunga liar yang tumbuh diatas bukit Watu Pecah dan ini menarik ratusan kupu – kupu hinggap dibunga – bunga yang tumbuh liar. Kupu – kupu beterbangan ratusan macam warnanya. Biasanya kupu – kupu ini akan berdatangan saat pukul 08.00 pagi dan akan menghilang ketika hari beranjak siang. Masih segar teringat momen itu indah banget !!!

 


Di bukit Watu Pecah ini juga ada  dua makam, yang satu disebut “Mbah Lepet”. Makam Mbah Lepet  adalah makam yang dikeramatkan entah untuk alasan yang bagaimana, makam yang satu agak berjauhan, tepatnya disisi lain bukit ini juga ada makam warga Cina . Sekitar tahun 80-an dibukit Watu Pecah pada malam hari ada saja orang yang berkunjung dimakam Mbah Lepet terutama dimalam Jumat Legi akan banyak orang yang membawa senter untuk mendaki dimalam hari dan melek an disekitar makam Mbah Lepet dan mereka akan pulang pagi sekali. Kata berita yang merebak kabarnya sihh cari wangsit..hhmm

Sepertinya aktifitas yang demikian sudah tidak ada lagi untuk era sekarang.

Masyarakat sudah banyak mengalami perubahan tentunya. Namun pesona wisata alam Bukit Watu Pecah tetap saja menggoda.

 

Penasaran !!! datang dan kunjungi  temukan keseruannya !! 


Semoga bermanfaat


16 komentar untuk "Watu Pecah, Kearifan Lokal Bernilai Edukasi"

Warkasa1919 31 Desember 2020 pukul 22.48 Hapus Komentar
Keren, Mbak. jadi pingin main kesana suatu saat.. hehehe..
Apriani1919 31 Desember 2020 pukul 23.00 Hapus Komentar
Mantap
Nitamarelda.com 31 Desember 2020 pukul 23.16 Hapus Komentar
harus semoga ya
Nitamarelda.com 31 Desember 2020 pukul 23.16 Hapus Komentar
makasih teh din
Apriani1919 31 Desember 2020 pukul 23.33 Hapus Komentar
Ikuuut
Nitamarelda.com 1 Januari 2021 pukul 00.28 Hapus Komentar
ayoo ditunggu
Nursini Rais 2 Januari 2021 pukul 16.57 Hapus Komentar
Terima kasih telah berbagi, Mbak Nita. Salam kenal. Kunjungi juga blok saya ya. celotehnur54.com.
Ilalang Al Bantani 8 Januari 2021 pukul 19.19 Hapus Komentar
Semangat Bu guru ngeblog nya, ayo kunjungi blog saya juga hehe
Nitamarelda.com 9 Januari 2021 pukul 02.50 Hapus Komentar
siap meluncur
Hartininita 10 Januari 2021 pukul 14.49 Hapus Komentar
Instagramable
goresanhouse 10 Januari 2021 pukul 20.10 Hapus Komentar
Destinasi wisata yang bagus kk. Jadi pengen kesana 😊. Sukses selalu ya kk
Nitamarelda.com 10 Januari 2021 pukul 22.01 Hapus Komentar
Aamiin makasih atas kunjungannya
Hartininita 13 Januari 2021 pukul 23.04 Hapus Komentar
Makasih folbacknya
Kaum Rebahan 14 Januari 2021 pukul 22.47 Hapus Komentar
Huaaa jadi pengen kesana
Siti Nazarotin.blogspot.com 15 Januari 2021 pukul 00.10 Hapus Komentar
Sunsetnya keren bnget mbak
Nitamarelda.com 15 Januari 2021 pukul 01.18 Hapus Komentar
memang banget sunsetnya