Widget HTML #1

Memupuk Asa

Penyair kerap menjadi ular 
yang merayapi tanah-tanah tandus kekuasaan

menyebrangi sungai lumpur kebimbangan
menuju sawah-sawah berisi padi yang menguning

petani kehidupan selalu memiliki harapan 
padanya
ketika tikus-tikus kemungkaran terdiam dalam perut sang ular

https://jendelahewan.com/ular-sawah/amp/
https://jendelahewan.com/ular-sawah/amp/


25 Desember 2020
Desi Oktoriana
Desi Oktoriana Seorang guru SDN 173 Neglasari Bandung.

6 komentar untuk "Memupuk Asa"

Apriani1919 25 Desember 2020 pukul 13.51 Hapus Komentar
Haloo mba Desi, makasih ya sudah ngirim puisi 👍👍👍
Nitamarelda.com 25 Desember 2020 pukul 14.08 Hapus Komentar
mantap puisinya
Desi Oktoriana 25 Desember 2020 pukul 15.05 Hapus Komentar
Sama-sama Mbak Dinni... Salam hangat.
Desi Oktoriana 25 Desember 2020 pukul 15.06 Hapus Komentar
Terima kasih, Bu Nita... Salam hangat.
Warkasa1919 25 Desember 2020 pukul 18.21 Hapus Komentar
Keren puisi nya Mbak..
Guru Penyemangat 27 Desember 2020 pukul 14.38 Hapus Komentar
Hai, Mbak Desi. Mau menyapa, Ah. hehe