Sesuaikan tampilan Anda
Setelan hanya berlaku untuk browser ini
Latar belakang
  • Terang
  • Gelap
  • Bawaan sistem
TERBARU
05:00

Dear 2020

AI Voice Reader Ready to Read

pixabay picture

 

Perjalanan panjang bersamamu selama 365 hari

Perjalanan yang tak biasa disepanjang kehidupan manusia

Ada banyak nyawa yang kau renggut bersamamu

Sahabat, keluarga kau ambil dengan paksa

Kau torehkan rintihan, air mata yang tak pernah Aku sangka  

 

Tak ada yang akan mengira dan menyangka

Memang Aku tak berdaya

Aku tak mampu menembus relung – relung yang sudah digariskan Tuhan

Aku hanya bisa berusaha melangkah walau kakiku lemah

Bertahan, jatuh, bangkit , melangkah perih

Hai jiwa kuatlah !!… kuatlah !!..  melalui takdir bersamanya

 

Aku jatuh terjerembab, berdarah , sesak nafasku

Aku bertahan dengan memperbanyak istighfar

Aku bersalawat agar Aku punya kekuatan, kekuatan untuk melangkah dan bertahan

Cacian, makian  aku terima , tak apa habiskan saja semua yang kau mau !

Aku masih punya Tuhan yang membuatku mampu berdiri

 

Ada banyak cerita luka, duka bahkan air mata bersamamu

Meskipun ada juga cerita suka, tawa kau tuliskan dalam diarimu

Bertahan dan bertahan kulakukan melaju bersamamu

Kau tahu….!!!

Aku hampir menyerah

Aku hampir menutup diriku untuk melihat dunia bersamamu

Bersyukur  Tuhan masih sayang kepadaku

 

Malaikat bersayap putih datang mengingatkan diriku

Tenanglah ini hanya sekedar ujian agar kau kuat dan dewasa

Penerimaan, pemaknaan akan semua peristiwa

Percayalah tak kan ada yang sia – sia dari ciptaanNya

Kau pasti mampu melaluinya

Hai jiwa…!!! Bangkitlah jangan menyerah temukan makna bersamanya.

 

Tak hanya Aku ada ribuan bahkan juataan, milyaran manusia

Kau tampar dengan kecongkaanya

Tak ada lagi kesombongan semua luruh dalam ketakberdayaan

Rangkuman airmata, kecewa, ketidak pastian seolah menghias hari – hari bersamamu

2020 seolah kejam , sekaligus baik

Aku yakin semua orang akan menginggatmu sebagai  tahun yang tak biasa  

Amin terpanjangku bersamamu semoga corona segera berlalu

 

Terima kasih Tuhan sudah memberikan rahmat  terbaik

Pencerahan terbaik dalam goresan luka berkepanjangan

Kau tau hatiku merintih

Embun sejukMu datang penuh kabut  

Meredam kegelisahan, kekhawatiran yang datang seperti hantu siang dan malam

Doa  penuh  harap  tangan  keajaiban yang tak pernah terpikirkan

 

Kusambut  2021 dengan senyuman

Alhamdulilah senantiasa kupanjatkan, semoga ku mampu melaluinya

Lebih indah ,lebih baik,  rangkuman doa pengharapan kupanjatkan

Walau nafasku masih tersenggal – senggal

Namun harapan senantiasa teriring langkah dalam perjuangan mengarungi takdirMu

 

 

Catatan Perjalanan

Nitamarelda

Jember , 02012021

20:46

Baca Juga
NEURAL LINK: ACTIVE
MATRIX: STABLE
×
1919 AI-NETWORK
Initializing AI Sync...

Ruang Menulis

Media berbagi konten edukasi dari para Guru dan Tenaga Pendidik untuk kemajuan ilmu pengetahuan Indonesia.

© Ruangmenulis.com — Ruang Berbagi Ilmu & Pengetahuan